PELANTIKAN PRAMUKA GARUDA DI PONDOK SABILURROSYAD

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Pada hari yang sama, kamis 27 Agustus 2020. menjelang shalat dzuhur berjamaah di Pondok Pesantren Sabilurrosyad berlangsung kegiatan penyematan lencana Pramuka Garuda untuk siswa siswi Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Sabilurrosyad. Acara yang awalnya direncanakan pukul 10.00 pagi sempat mundur sekitar satu jam sebab Pondok Pesantren Sabikurrosyad kedatangan tamu para dai yang berasal dari Rajadesa.

Dalam sabutannya, Kakak Pembina Kwartir Ranting kecamatan Jatinagara yang sekaligus menjadi pembina uparcara tersebut mengatakan bahwa Madrasah Pondok Pesantren Sabilurrosyad harus diberikan apresisasi yang tinggi karena merupakan salah satu pangkalan pramuka yang paling aktif di desa ini. Beliau juga menghimbau kepada sekolah sekolah lain yang berada di desa ini agar meniru apa yang sudah dilakukan oleh Madrasah Sabilurrosyad.

Kakak Pembina Kwartir Ranting Kecamatan Jatinegara memaparkan bahwa proses untuk mendapatkan penghargaan tertinggi di bidang pramuka jenjang Penggalang dan Penegak ini tidak lah mudah. Beliau berharap, jika pada tahun ini kita melantik delapan siswa siswi Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Sabilurrosyad maka tahun depan kita harus melantik Pramuka Garuda dengan jumlah yang lebih banyak lagi.

Pada kesempatan yang lain, Kakak Pembina Pramuka Kwartir Ranting Jatinegara mengusulkan akan adanya Apel Pramuka bersama antara Madrasah Tsanawiyah Sabilurrosyad, M.A. Sabilurrosyad dan SD Dayeuhluhur dengan tempat yang juga bergantian. Kemungkinan juga kita nanti adakan acara Persami bersama. Dengan begitu, maka semangat akan kegiatan Pramuka menjadi lebih besar lagi.

Dalam perbincangan dengan Ust. Basuni sebagai Pimpinan Pondok Sabilurrosyad, Kakak Pembina Kwartir Ranting selesai upacara dan pelantikan. Diskusi berlanjut pada topik kepramukaan. Dalam hal ini, Ust Ibrahim mengatakan bahwa, selama ini Pramuka tidak mempunyai posisi yang di mana jenjang kepramukaan seperti Kursus Mahir Dasar (KMD), Kursus Mahir Lanjutan (KML), KPD, KPL dan seterusnya seperti tidak mempunyai korelasi dengan dunia profesionalisme. Jenjang tersebut hanya diketahui oleh para pegiat Pramuka saja. Menimpali hal tersebut, Kakak Kwaran mengatakan bahwa ke depan Pramuka tidak hanya dikenal sebagai kegiatan yang terbatas pada baris berbaris, smapore, persami dan lain sebagainya. Tentang pembinaan life skill juga harus diperhatikan dalam kegiatan Pramuka.

Berita Lainnya

Tamu dari Rajadesa

Siang menjelang acara penyematan lencana Pramuka Garuda di lapangan komplek Pesantren Sabilirrosyad, Ust. Basuni sebagai